Friday, 30 December 2016




Assalamualaikum.. 

Ya Rabb.. 
Memiliki suatu perasaan yang kuat memang sangat Indah,  tetapi ini bukan pada tempatnya lagi.  Aku sudah melepasnya,  sudah mengikhlaskannya,  sudah merelakannya.. Mengapa engkau hadirkan dia lagi di dalam mimpiku  😂😂😂 Apa artinya mimpi itu?  Konon, mimpi adalah bunga tidur,  tapi bagaikan kejadian nyata jika apa yang aku impikan selalu menjadi tertanda peristiwa yang akan terjadi. 

Engkau tau ya Rabb,  aku melepasnya dalam diam,  dalam hati penuh rasa bimbang,  bingung,  kecewa bahkan sempat merasa terdzolimi. Aku tahu melepaskannya bukan satu-satunya pilihan,  aku bisa saja terus terpaku pada sosoknya.  Tapi ya Allah..  Tidak.  Aku tidak mau melakukan hal itu..  Aku dan hatiku ingin terbebas dari segala rasa tentang sosok itu.  Aku memilih untuk berdamai dengan hatiku,  bukan untuk kebaikannya,  tapi untuk kebaikan jiwa dan hatiku. 

Ya Rabb, 
Aku mohon ambillah ikatan rasa ini untuk sementara, hapuskanlah.. Bukan aku tidak menyukai ikatan rasa ini,  tapi dia bukanlah orang yang tepat untuk saat ini.  Aku melepasnya karena aku yakin Engkau akan memberikan pengganti yang terbaik yang telah engkau siapkan untukku ya Rabb. Saat orang pilihan tersebut telah hadir,  kembalikanlah ikatan rasa ini lagi kepadaku.. Segerakanlah kedatangannya Ya Rabb,  rasa rindu ini ingin segera menemui pemiliknya..  


-----------------------------------------------
#ikhlastanpasakit #sabartanpaujung

Friday, 23 December 2016

Berdamai dengan hati



Semua rasa bingung, kecewa, sakit hati.. yang sebelumnya sempat aku rasakan, aku yakin semua akan pulih pada waktunya. Tinggal menunggu saatnya tepat saja.. Saat ini, aku memilih mengambil sikap tenang, sabar dan terus berusaha ikhlas lahir batin untuk melepaskan, bukan melepaskan orangnya, tapi melepaskan kenangannya supaya tidak lama terpatri dalam memori dan hati.

Bukankah semua orang harus melanjutkan hidupnya dengan baik? Krn hidup tidak bisa terus terpaku dengan satu hal di masa lalu, lalu mengabaikan semua hal yang harus ditata untuk masa depan. Krn sampai kapanpun masa lalu tetaplah berada dibelakang, dan seharusnya tidak boleh pernah menang untuk terus mempengaruhi hati dimasa depan.

Aku harus menjadi orang yang lebih baik dari aku dimasa lalu. Jadi tolong tidak usah mengungkit masa lalu, karena hatiku memilih berdamai dengan masa laluku.. sebab setelah hatiku berdamai dengannya, masa lalu hanyalah cermin yang sewaktu-waktu aku perlukan sebagai pengingat agar aku tidak boleh berharap kepada manusia dan tidak merasakan lagi rasa sakit yang sama.

----------------------------      

#notedtomyself #berdamaidenganhati #ikhlastanpasakit #sabartanpaujung

Monday, 19 December 2016

Dear calon imamku....




Ya Allah aku tidak mau patah hati, jatuh cintakan lah pada jodohku saja. Seseorang yang tidak hanya memberi janji, tapi mampu bertanggungjawab dalam ikatan yang suci. Yang mampu menghargai aku dan keluargaku. Yang mampu bersikap berani dan tegas dalam keadaan apapun jika dia benar. Yang akan berfikir jutaan kali atau bahkan jangan sampai berfikir untuk mengucapkan kata perpisahan, karena itu hal yang sangat di benci Allah. seseorang yang benar-benar berani menggantikan sosok laki-laki yang sekarang aku sebut sebagai Ayah.

Aku mungkin sama seperti wanita pada umumnya, memiliki hati yang mudah untuk jatuh cinta. tapi saat ini aku mengerti cinta yang tidak ada izin dari Allah itu akan berakhir menyakitkan. Karena jika kau berharap pada manusia, kau hanya akan dikecewakan, diutamakan atau hanya dijadikan cadangan.

Aku sama seperti wanita pada umumnya, memiliki rasa kagum kepada sosok laki-laki. Yang bersedia mendampingi namun tidak menggurui, yang berselera humor tp tidak mencela, yang menasehati tapi tidak memarahi, yang membimbingku untuk semakin mencintai Allah dan Rasul-Nya, yang berkata lembut namun tegas, yang mencintai keluarganya, yang mengasihi orang-orang di sekelilingnya. Tapi aku lebih kagum lagi jika laki-laki tersebut berani datang ke rumah dan bertemu kedua orang tua ku.

Jodohku kau sekarang ada di mana dan siapa? Apakah kau yang kemarin ini memberikan “ Like “ dalam media sosial, apakah kau yang selama ini selalu mendengarkan cerita-ceritaku tentang betapa inginnya aku segera menikah, apakah kau yang selama ini hanya melihat dari jauh tanpa ada keberanian untuk berbicara, atau apakah kau yang selama ini sibuk dengan duniamu dan mempersiapkan diri tanpa tau diriku sebelumnya.

Jodohku izinkan aku jatuh cinta padamu saja. Karena jujur, hati ini tidak pernah sanggup merasakan sakit setelah perpisahan. Biarkan saja sekarang merasakan sesaknya rasa rindu yang tidak tau siapa pemiliknya. Jodohku izinkan aku jatuh cinta padamu saja. Yang memiliki keyakinan kalau seandainya rizki kita tidak akan pernah berkurang dengan ikatan yang halal. Kau yang rela membagi ruang suka dan dukamu dalam kisah hidup yang akan kita jalani bersama.

Ketika doaku dan doamu menjadi satu, semoga menjadi salah satu alasan kita dipertemukan. semoga menjadi jalan ridho dalam menjalani sisa-sisa kehidupan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...